Caleg NasDem Tuntut Bawaslu dan KPU Rp 12 M, PSU Bikin Suaranya Kurang dan Akhirnya Kalah

TRIBUNJABAR.ID, KETAPANG – Politisi Partai Nasdem, Muhammad Ali, mensomasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ali merupakan calon legislatif (caleg) Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar).

Dia melayangkan somasi karena ada pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 11 Desa Tuan-Tuan, Kecamatan Benua Kayong.

Tim kuasa hukum Ali, Imron Rosyadi, mengungkap PSU itumembuat suara kliennya berkurang dan akhirnya kalah.

“PSU tersebut menurut kami sarat kepentingan,” kata Imron kepada wartawan, Rabu (6/3/2024).

Imron menerangkan, dalam somasi tersebut, KPU dan Bawaslu Ketapang dituntut mengembalikan kerugian material Rp 2 miliar dan immaterial Rp 10 miliar.

Baca juga: Data Masuk Sudah 100 Persen, Dedi Mulyadi Puncaki Raihan Suara Caleg Tertinggi di Indonesia

“Surat somasi sudah resmi kami kirim,” ucap Imron.

Imron memerincikan, sebelum PSU, kliennya memperoleh 44 suara. Sedangkan seorang caleg lain, dari partai sama, Wasti, meraih 22 suara.

Namun setelah PSU, perolehan suara Wasti melonjak hingga 120, sedangkan kliennya mendapat 70 suara.

“Dengan hasil itu, total suara klien kami di semua TPS 2.271, sedangkan Wasti 2.295 atau selisih 24 suara. Sehingga klien kami gagal lolos,” ucap Imron.

Imron menegaskan, somasi tersebut merupakan upaya hukum pertama.

Jika tidak ada penyelesaian, dalam waktu 14 hari, pihaknya akan melakukan upaya hukum lain.

Baca juga: Dua Oknum Caleg DPRD Ciamis Digerebek Polisi, Diduga Saat Asyik Pesta Narkoba

“Kami meminta Bawaslu dan KPU mengganti kerugian total Rp 12 miliar dalam batas waktu dua pekan,“ ujar Imron.

Ketua Bawaslu Ketapang, Dofir, memastikan, pihaknya sedang mencermati dan kaji somasi tersebut sesuai dengan tugas, wewenang dan kewajiban dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“Terkait somasi, pada prinsipnya sedang kita cermati dan kaji secara kelembagaan,” kata Dofir singkat.

Sebelumnya, caleg tersebut juga melaporkan KPU dan Bawaslu Ketapang ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) atas tudingan melanggar kode etik pelaksanaan pemilihan suara ulang di TPS yang sama. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Kalah di PSU, Caleg Nasdem Tuntut KPU-Bawaslu Ketapang Rp 12 Miliar

 

Updated: Maret 7, 2024 — 1:37 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *